Rabu, 03 Maret 2010

....Tak Berawal Tak Berakhir....

Pertemuan itu awalnya sangat biasa...sungguh biasa.. Entah rasa ini dimulai dari mana, rasa yang menelusup... tak ada yang tahu bagaimana awal dan akhirnya. Pertemuan yang kadang tidak begitu diharapkan ternyata meninggalkan cerita dan luka yang teramat dalam. Rasa yang terbentuk karena unsur ketidaktahuan dan alamiah. Tidak ada kata yang bisa teruntai dengan manis untuk menggambarkan sebuah rasa. Rasa dimana yang mengalami sekalipun tidak akan pernah mengerti akan rasa yang dialami. Begitu dalam..begitu sulit..begitu cepat..

Rasa yang telah direnggut paksa keperawanannya oleh sang perpisahan. Semua serba gelap..diam...membisu... Benih itu terasa semakin tercabik. Ibarat kepompong yang tidak akan pernah menjadi kupu-kupu. Tidak menyisakan secuil pun harapan. Rasa itu tidak akan menjadi cinta oleh perpisahan

4 komentar:

  1. wakakakaka sediakan tisu ama ember

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. hmmm bagaimana yang dikota asal?

    BalasHapus
  4. Rasa memang tak bisa di mnegerti..
    rasa memang tak dapat dicegah..
    rasa memang tumbuh bagai ilalang yg terkadang tak terharap tumbuh di padang yg tandus..
    rasa itu suci.. rasa itu murni..
    tapi semua itu untuk rasa yg benar..
    benar2 ada dan benar2 khaq.. menurut sang pencipta ataupun kita

    BalasHapus